Feeds:
Posts
Comments

kreta1x

Tepatnya 26 Juni kemaren saya melakukan perjalanan ke Semarang, karena saya pulang dari kantor jam 6 sore, maka saya tidak berpikir untuk menggunakan KA Senja Utama yang berangkat jam 19.00 dan biasa saya gunakan jika ke Semarang melakukan wakuncar *yah.. wakuncar, wakakakkaka*

Akhirnya saya memutuskan menggunakan kereta api Tawangjaya [Kelas Ekonomi] dengan tiket hanya seharga 36.000 Rupiah, kita bisa “bergoyang” ria di dalam kereta hingga sampai ke Semarang.

Di tiket yang saya beli tanggal 20 Juni 2009, tertera jam keberangkatan KA Tawangjaya kita tercinta itu pukul 21.30, yang saya tau arti dari informasi itu yang berarti memberitahukan kita bahwa KA Tawangjaya akan berangkat lebih dari jam 21.30. Saya kira semua orang juga tau jam 23.00 adalah bukan sama dengan jam 21.30, ada beberapa dugaan kenapa KA Tawangjaya sampai terlambat berangkat hingga 1.5 jam, yaitu berikut analisa saya :

  • Masinis orang Indonesia asli yang menganut paham “kalo bisa nanti, kenapa sekarang”
  • Karena musim diare, masinis sedang bersemedi di toilet sambil nyengir kuda.
  • Rel kereta antara stasiun senen dengan jakarta kota patah mendadak gara2 gak pernah di maintain
  • Semua pegawai KA secara kebetulan adalah orang India yang waktunya lebih telat 2 jam dari Indonesia.
  • Semua pegawai KA secara kebetulan tidak mampu melihat waktu karena saking sibuknya.

Dari semua analisa saya, paling masuk akal adalah point ke 6.. *padahal gak ada point ke-6*.

Perjalanan dari kantor saya deket kalideres hingga Stasiun senen dan melanjutkan ke Semarang, melalu beberapa tingkatan Stress. Dan saya berhasil melalui berbagai macam rintangan stress itu dengan sukses karena jam 07.30 keesokan harinya saya sampai di Stasiun Poncol Semarang dan bertemu dengan kekasih hati.

Berikut tahapan2 stress saya ketika melakukan perjalanan nan “indah” itu.

Stress Tahap 1

Karena menggunakan jasa Transjakarta atau sering orang menyebutnya “Jalan Bus” [BUSWAY]. maka antrian memanjang pun sudah umum di terminal Kalideres, dengan gelisah melihat jam di hape, takut gak nyampe tepat pada waktunya. Maka saya terpaksa berdesak2an dan agak sedikit mendorong ketika ada bis yang datang supaya tidak ketinggalan jadual kereta.

Stress Tahap 2

Transjakarta dengan kapasitasnya yang full, maka semua orang berdiri dan saling berhimpitan satu sama lain, kebetulan saya dapat tempat duduk, tapi orang di depan saya yang berdiri terlalu mendekatkan perut nya ke arah muka, sehingga saya agak jijik, apalagi cowo, kalo cewe’ seh.. hehe.. :P , dengan bau yang kurang sedap saya rasa apalagi itu jam pulang kantor, bau keringat dan jigong sudah umum di sarana angkutan umum.

Stress Tahap 3

Karena saya berangkat terlalu cepat yaitu jam setengah 7 sore dari kantor karena takut terlambat, jadinya saya tiba di Stasiun masih jam 19.40, membuat saya was-was terlalu lama di stasiun, apalagi stasiun senen yang terkenal rawan kriminal itu, tapi saya tetap berbaur dengan yang lainnya di tempat tunggu dengan mengenakan celana pendek, kaos hitam kucel, rambut saya acak2in dan sandal jepit serta tas ransel, sengaja saya berkamuflase seperti itu supaya tidak mencolok dengan yang lainnya :D , sedangkan jadual kereta yang tertera di tiket adalah jam 21.30 meskipun akhirnya berangkat jam 23.00, akhirnya selama 2 jam itu saya menelpon dengan si pacar di stasiun, untung pake XL murah :D

Stress Tahap 4

Setelah jam 21.30 sudah masuk ke Peron, dan bagaikan gembel baru saya duduk di lantai stasiun yang sudah di penuhi orang2 dengan berbagai gaya, ada yang menor, ada yang dandanan anak2 muda sekarang dengan celana jeans sobek2 dan rambut bergaya funky dan menurut dia itu model mutahir masa kini padahal menurut saya tu orang mending ditutupin mukanya pakai kantong plastik biar gak menimbulkan pencemaran visual. Ada juga yang ibu2 membawa anak2nya yang masih kecil dengan menenteng 2 tas gede sendirian, anak satu lagi di gendong karena masih bayi, dan anak satu lagi tidur di paha ibunya, sungguh haru sekali melihat perjuangan seorang ibu supaya anak2nya nyaman. dan terus mengamati keadaan lingkungan sampai saya ngobrol dengan salah satu orang disana hanya sebagai teman ngobrol.

Stress Tahap 5

Inilah puncak dari segala stress yang ada, ketika mulai masuk ke gerbong kereta nomer 4 yaitu gerbong dimana pantat saya di dudukan, saya melihat banyak kursi dengan sandaran yang rusak, jadi mau gak mau para penumpang harus merelakan punggungnya untuk tidak bersandar hingga tempat tujuan, dan saya menjadi salah satunya. Saya tidak bersandar selama kurang lebih 9 jam dan hanya membungkuk ke depan dengan tas ransel yang saya peluk sebagai tumpuan dagu saya jika ingin tidur. Saya tidak sendirian melakukan itu, karena hampir semua penumpang yang duduk di kursi melakukanhal yang sama, tidak bersandar dan hanya membungkuk ke depan atau ke kaca samping, lelah dan penat karena selama perjalanan yang saya lihat hanya layar hitam di balik kaca, dan suara pedagang asongan yang lalu lalang tiada henti, juga orang2 yang tidur di bawah tempat duduk saya, yak.. dibawah tempat duduk saya ada penumpang yang tidur disitu, sehingga gerak kaki saya sangat terbatas. Dengan segala hormat saya pun membatu selama 9 jam di kereta.

Itu serangkaian stress yang saya lalui selama perjalanan.. diantara semua itu paling Stress yaitu yang tahap 5, karena disitu saya hampir mengeluh dan pindah ke bordes gerbong lalu duduk manis di sambungan gerbong itu meskipun dengan suara yang memekakan telinga, tapi saya urungkan mengingat saya belum kawin, sapa tau ntar mati di jalan sebelum kawin kan jadi arwah penasaran :D wakakakkakak…

Tapi diantara semua itu, yang paling saya suka dengan para penumpang Kereta Ekonomi Tawang jaya ini adalah rasa Solidaritas satu sama lain yang sangat tinggi, tolong menolong, bahkan saling menyapa meskipun tidak kenal, karena para penumpang merasa satu rasa, berat sama dipikul, ringan sama di jinjing, yang dapet tempat duduk harus menyisakan ruangan bawahnya tempat duduknya untuk di huni penumpang lain sehingga kaki tidak bisa bergerak bebas jika merasa pegal2, yang tidak dapet tempat duduk juga bertoleransi dengan sebisa mungkin tau diri dan selalu mengalah terhadap penumpang maupun pedagang yang lalu lalang yang sudah pasti mengganggu dirinya sendiri…

Akhirnya.. saya secara pribadi sangat memohon kepada PT KAI. Pak pimpinan, tolong diperhatikan sarana umum nya, kereta api kalo tempat duduknya sudah tidak layak ya mbok di benerin, kasian para penumpangnya, jangan mentang2 bayarnya murah trus di telantarkan tanpa perawatan, tolong pak pimpinan, bangsa ini sudah kacau, kalau para pimpinan2 bangsa ini sadar, malu lah dengan bangsa lain yang ada di dunia…

Ok, Semangat ya PT KAI, semoga kalian menjadi seutuhnya sarana angkutan yang layak di tahun2 mendatang.

Hari Sabtu, 13 Juni 2009.

Halo Widya di tahun-tahun mendatang, kalo kamu di tahun itu masih hidup, bikin jawabannya di satu postingan yang tujuan dari postingan itu adalah untuk menjawab semua pertanyaan pada postingan kali ini. Gimana? setuju? kalo setuju, yawdah login aja ke wordpress or apapun media blog di masa kamu sekarang. karena database blog ini akan segera saya back up setelah postingan ini diluncurkan.

Pertama, mari bahas tentang media Computer di masa saya sekarang, karena kamu di taun 2009 tepatnya di bulan May akhir kemaren baru aja beli Personal Computer, dan karena PC mengalami peningkatan yang cukup signifikan, maka perlu di bahas ini, hehehehe :D

Heh.. wid, kemaren kamu baru aja beli komputer hasil dari cucuran keringat sendiri, dengan merancang spek dari website ini, tau deh di jaman kamu masih ada apa gak tu website, atau namanya bukan website lagi? mungkin namanya jadi holosite (Hologram Site) huahahaha.. *menghayal*

Ehm.. jadi kamu itu kemaren ngotot pengennya AMD aja, gak ada alasan logis sebenernya dari kemaren kenapa ngotot pengen AMD, alsannya karena  harga lebih murah dengan kekuatan yang sama kayak pesaingnya yaitu intel :P ini dia processornya :

Athlon64 X2 7750

Athlon64 X2 7750

Dan processor ini juga rekomendasi di temen gw si arap, menyesuaikan dengan budget serta kebutuhan PC gw sekarang (Programming), dirasa AMD X2 di atas cukup memenuhi syarat, barusan baca2 reviewnya, dan ternyata AMD seri ini mampu di unlock ke seri Phenom X4, gw baca linknya ada di sini, X4 setara dengan quad core atau berinti empat, jadi kinerja processor hampir 4x lipat dari normal.

Pertanyaan :

Di taun-taun mendatang, yaitu taunmu sekarang, Processor udah kayak apa? masih ada processor kah? seperti apa processor di jaman itu?

Sekarang ngebahan Motherboard (Mobo), karena Processornya AMD, maka gw disaranin temen gw si arap itu untuk pake mobo ECS dari ELITEGROUP, karena mobo pilihan Abit kemaren sempet di cancel gara-gara garansi resminya dari Abit Indonesia mau di cabut. ini dia Mobo nya dengan seri : ECS GF8200A (MCP78S,5200,DC D2,GF8200 512MB,PCX)

ECS GF8200A (MCP78S,5200,DC D2,GF8200 512MB,PCX)Lumayan ngebantu juga, karena chipset VGA nya aja udah lumayan GF 8200, lagian sebenernya gak masalah seh VGA nya mau berapa aja, yang penting kan performa buat programmingnya yang mantap :D

Pertanyaan :

Wid, di jaman elo baca lagi postingan ini, tentunya di taun-taun depan, Mobo udah kayak apa? gedenya seberapa? trus jelasin juga komputer or laptop yang kamu punya :P

Sekarang ngomongin RAM (Random Access Memory), Wid di masa depan, kamu tau gak, RAM pada umumnya di taun 2009 ini adalah 2GB PC 6400 DDR 2, bahkan udah ada yang DDR 3 dengan PC lebih dari 10000, untuk membangun PC ini, gw pake RAM V-Gen yang 2Gb PC 6400

vgen 2Gb PC 6400

vgen 2Gb PC 6400

Padahal di taun 2004 lalu pas pertama masuk kuliah, RAM 512 itu udah owning, huakakakakak.. jadi inget temen ku si niki yang baru beli PC dengan RAM 512 bangga abis, nik.. sekarang kompi lu cupu abis nik. huahahahah..

Nah.. dari 2004 ke 2009 ada selang waktu 5 tahun, nah.. di jaman kamu pas baca tulisan ini wid, RAM pada umumnya udah berapaan? apa udah DDR 3? DDR 4? or DDR 67874? kayak apa modelnya? kinerjanya setara dengan memory diatas berapa kali? :D

Processor, Mobo, RAM, udah semua, apa lagi yah.. VGA? no VGA in my beloved PC, just GF chipset that included on mobo :D , ok, sekarang ngomong masalah Harddisk. Dulu jaman gw pas baru tau Harddisk, aku sempet ngalamin Harddisk gedenya cuma 4 Gigabyte, memang waktu saya udah punya 4 Gigabyte, temen-temen pada beli yang 40 Gb, 80 Gb, tapi tak beberapa lama kemudian aku juga beli yang 40 Gb, itu taun 2004, dan ditahun 2006 akhir, harddisk standard waktu itu saya beli komputer bulan Desember 2006 harddisk pada umumnya waktu itu udah 80 Gb, sekarang?? pas gw beli komputer lagi bulan May 2009 kemaren, Harddisk pada umumnya udah 160 Gb, itu pun udah cupu, cuz normalnya orang beli PC pake harddisk 250 Gb sampe 320 Gb, meskipun sekarang udah ada yang 500 Gb dan 1000 Gb (1 Terabyte).

Kemaren saya beli nya Seagate aja yang 160 Gb SATA-II

Seagate 160Gb SATA-II

Seagate 160Gb SATA-II

Seenggaknya 160 Gb di jaman sekarang (2009) itu udah standard lah :P , hehehe daripada kemaren sempet berencana beli yang cuma 80 Gb, cuz emang gak ada kebutuhan laen kayak komputerku dulu yang buat nyimpen film, picture, n music sampe bergiga-giga, yang sekarang cukup buat coding Java aja ya wid :D hehehehe..

Kayaknya dari 4 komponen diatas udah bisa jadi satu PC “Telanjang” tanpa baju, kalo masalah baju, saya kemaren mau beli yang murahan, tapi berdasarkan pengalaman saya waktu beli PC di taun 2006 dengan casing yang murahan, hasilnya malah berabe, power supply gak kuat ngangkat dan menyebabkan penyakit kronis pada harddisk dan mobo, akhirnya PC itu meskipun sekarang masih di pake adiku dirumah, tapi sering ngadat, gak mau lah saya terjerembab ke lubang yang sama, jadi untuk beli PC kali ini, saya pilih kan “baju” yang lumayan untuk PC ku biar tambah cantik :D

Simbadda Sim Cool

Simbadda Sim Cool

Simbadda Sim Cool

Selesai deh jadi satu PC, udah ada PC nya gak ada monitornya percuma juga, tadinya saya mau beli monitor LCD Advanced yang 17 inch, tapi yang ada produknya lagi gak bagus cuz waktu di test ada dot nya semua di layar, jadinya saya ganti ke LG yang 16 inch, sebenernya nanggung banget beli yang 16 inch, cuz layarnya kecil juga karena Wide, tapi buat coding lumayan lah, kerasa lebih lebar daripada monitor biasa.

LG

LG

selesai juga ngrakit komputernya, dan kemaren sempet gagal install Windows XP SP 3 nya, pada waktu menginstall Win XP terjadi Blue Screen Of Death (BSOD). setelah stuck selama 4 hari browsing sana-sini cari solusi, ternyata ketemu, dan solusinya adalah, Switch HCSI mode to SATA mode on BIOS Setting! :D , dan voila! Wind XP pun berjalan mulus kayak jalan tol (bukan jalan tol Jakarta yah) :D

Finally, this is my Beloved PC, and i give her name : Victoria

My Beloved PC (Victoria)

My Beloved PC (Victoria)

Dengan adanya Victoria ini, maka saya nyatakan, keadaan saya siap tempur di medan perang

Kupu - Kupu

Kupu - Kupu

Tiap hari, mulai dari tanggal 6 April yang lalu sampai postingan ini di luncurkan, tiap hari gw merasa no life, mulai dari jam 9 pagi sampai jam 7 malem gw bakal bertatap muka langsung dengan monitor, istirahat hanya pada waktu makan siang dan solat saja.

Di satu sisi gw ngrasa gak nyaman dengan pekerjaan yang bener2 full tanpa entertainment, bahkan dengerin musikpun gak bisa karena USB port kantor di disable, jadi gw ngrasa bener2 kerja full setiap hari selama 5 hari seminggu.

Tetapi di sisi yang lain, gw ngrasa ini saat yang tepat gw buat ngejar ketinggalan2 gw dari temen yang lain yang udah pernah mengalami sytem kerja under preassure kayak yang aku alami sekarang, gw ngrasa selama kerja di tempat sebelumnya gw ngrasa gw diberikan banyak kelonggaran, free internet akses tanpa batas, bahkan donlot bergiga2 pun gak masalah, tapi sekarang? gw kayak di balik 180 derajat, jangankan donlot, browsing sehari aja belum tentu sekali :P cuz kadang gak browsing sama sekali, karena semua error cukup dengan tanya sama technical leadernya udah bisa solved :D

Sekarang saat yang tepat supaya gw tau rasanya di tekan oleh atasan, dengan segala keterbatasan yang ada gw harus survive! cuz kadang orang bisa maju karena sebuah keadaan yang menekan dia untuk maju.

Jadi inget kata2 bokap gw yang bilang : “Butuh dan Ingin itu beda, butuh itu datangnya dari hati, tapi ingin itu datangnya dari nafsu.”, dan gw sadar, sekarang inilah yang gw butuh, gw butuh ilmu yang lebih untuk menggapai semua cita2 yang gw pengen.

Quote lagi dari bokap : “Jika kita menginginkan kupu2, maka kita bakal dipersiapkan untuk menerima kupu2 tersebut, maka dari itu Tuhan memberikan kita ulet terlebih dahulu, dan Tuhan akan memberikan kupu2 itu ketika kita telah pantas dan siap menerima kupu2 tersebut”. Waw.. nice banget :D

So, kita pasti dapet apa yang kita butuh, tapi belum tentu kita dapet apa yang kita inginkan :D

Thank You For All My Friend!

Tanggal 13 Maret 2009 kemaren gw interview di jalan Sudirman Plaza DM lantai 21, tepatnya di PT Axis Global Integrasi.

Pagi itu nampak seperti biasa2 aja, istimewanya gw bangun pagi jam 05.30 untuk siap2 interview, cuz gw belum tau tempatnya, jadi gw berangkat sepagi mungkin.

Setelah mandi dengan berdingin-dingin ria karena gak biasa bangun sepagi itu, akhirnya gw putuskan untuk menyemir sepatu hitam gw yang pemberian dari sang kekasih dulu waktu masih kuliah :D

Semua tampak baik2 saja, ketika gw mulai melangkahkan kaki keluar dari kontrakan gw yang sempit itu karena rumah petak di huni oleh 5 orang, gw mulai menuju warnet terdekat untuk ngeprint CV gw siapa tau disana nanti di butuhkan.

Pertanda gak enak pertama muncul, yaitu flash disk gw ketinggalan di warnet setelah gw ngeprint CV, padahal di flashdisk itu ada perbekalan persenjataan gw buat maju ke medan perang (interview) sapa tau di perlukan test coding.

Ah sudahlah.. relakan saja flashdisk ku yang mungil itu, jadi gw naek bus kota nomer 46 jurusan Cililitan – Grogol dan turun di Komdak, untuk kemudian melanjutkan naek metromini 640 menuju lokasi di jalan Sudirman.

Semuanya fine2 aja sampai gw turun dari metromini sampai jalan melewati jembatan penyebrangan, kaki kananku mulai merasa aneh dengan keberadaan sepatu sebelah kanan gw yang mulai terasa mengendor..

E Buset, sepatu sebelah kanan gw JEBOL! ya jebol alias menganga lebar, OMG!! WTF!! dan gw pun setelah nyadar akhirnya berjalan ngesot dengan kaki kanan menyeret2 ke tanah.

Di jalan Sudirman Jakarta, jam 07.30 pagi gw berjalan di trotoar dengan baju rapi, celana kain, kemeja biru garis2 lengan panjang sepatu hitam di antara orang-orang kantor lainnya yang terburu-buru, gw berjalan ngesot dengan kaki kanan menyeret2 ke trotoar biar sepatu gw masih bisa dipake at least sampe tempat duduk deket situ, akhirnya gw duduk di pinggir trotoar.

Panik, dan malu, malu takut ketauan sepatu gw jebol di liatin banyak orang, akhirnya gw inisiatif telp temen gw untuk nganterin sepatu dia buat gw pinjem ke Sudirman, setelah nego dan memohon2 bak budak mau di penggal kepalanya oleh sang algojo, akhirnya temen gw mau nganterin sepatu nya ke gw untuk gw pinjem buat interview… hufft.. alhamdulillah.. sukur dah gw masih bisa interview..

Satu jam gw tunggu, akhirnya ada sms dari temen gw itu, sms nya kira2 seperti ini :

“Wid, gw nyasar sampe Thamrin, gimana dunkz?”

Hwaaaa.. kaget, tapi tetep stay cool, cuz gw udah pasrah ama keadaan, yang penting gak boleh panik, yawdah akhirnya gw bilang aja ke dia balik lagi naek 640 ke arah Sudirman, akhirnya yang ditunggu2 pun datang, OMG pokoknya bersyukur banget dah dia datang nganterin sepatunya buat gw pinjem.

Kemaren di telp oleh receptionistnya gw suruh dateng jam 9, tapi berhubung tragedi sepatu itu, gw masuk ke kantornya jam 10, bertemu dengan seorang interviewernya, dan untungnya orangnya baik, masih memberi kesempatan interview setelah gw jelasin tragedi itu :D

1 jam interview, gw optimis dengan interview itu, dan besoknya, gw dikirimin email untuk dateng lagi hari sabtu tanggal 21 Maret 2009 untuk tanda tangan kontrak, dan membawa satu pas foto ukuran 3 x 4 untuk pembuatan id card waktu masuk kantor tanggal 6 besok :D

Senangnya hatiku.. hilang panas demamku, akhirnya setelah melalui tragedi2 memilukan itu berbuah manis, gw di terima di PT Axis Global Integrasi untuk posisi Intermediate Java Programmer.

Dan gw setelah taken kontrak tanggal 21 Maret kemaren, gw di tempatin di jalan Daan Mogot KM 19.6 di PT Panca Budi Pratama untuk mengerjakan project disana.

Hari ini, Jum’at 03 April 2009 hari terakhir gw kerja di PT Ametis Technology, setelah 1 setengah tahun kerja di sana, banyak sekali manfaat dan pelajaran yang di ambil, gw nyadar banget, gw bukan apa2 tanpa kerja di Ametis, thx buat temen2 di Ametis, sukses buat kalian semua! :D

LOL!

LOL Cat : Taka From www.sodahead.com

LOL Cat : Taka From www.sodahead.com

Pagi ini gak ada yang aneh, hari jum’at biasa dan panas.

Setelah sampai kantor dan beberapa lama duduk di kursi dan menatap dunia maya sejenak, ada yang aneh.

Salah satu temen gw yang namanya mirip samaran nya tukul ini nulis status di situs jejaring sosial yang mereka beri nama Facebook itu. dan, his status is : TGIF!

WTF of TGIF?

TGIF is abbreviation of Thank God It’s Friday (LOL)

Setelah setaun lebih berjalan-jalan menikmati betapa no life nya beraktifitas di dunia maya, hari ini menemukan singkatan yang sama sekali baru bagi gw.

TGIF = Thank God It’s Friday.

Setelah sebelum sebelum2nya singkatan2 untuk komunikasi yang saya jumpai di kehidupan dunia maya adalah :

LOL = Laugh Out Loud (ngakak)

ROFL = Rolling On The Floor (ngakak sambil guling2 di lantai)

OMG = Oh My God! (biasalah, ekspresi terkejut)

OMFG = Oh My F*&%ing God (saru, jangan di terjemahin)

WTF = What The Fuck! (saru, tapi kalian pasti udah pada tau)

FYS = Fuck Your Self (saru lagi, uh.. emang kalian itu pada ngeres2)

FU = Fuck U (huruf “u” di baca “yu” tulisan sebenernya adalah “you”)

FYI = For Your Info

CMIIW = Correct Me If I’m Wrong (koreksi aja kalo gw salah)

TGIF = Thank God It’s Friday (LOL)

LMAO = Laughing My Ass Off! (LOL)

Hehehe.. kenapa yah, muncul singkatan-singkatan fenomenal itu, yang jelas, singkatan-singkatan itu bikin gw ngakak kalo baca, apalagi kalo ada orang yang saking “nerd” nya maka di kehidupan nyata pun singkatan-singkatan itu masih di gunakan untuk berkomunikasi normal (ROFL)

Ntar kalo ada lagi singkatan-singkatan yang lain, gw tulis lagi di postingan ini, jadi postingan ini bakal terupdate terus khusus untuk penemuan-penemuan singkatan di dunia maya :D

Masih ada singkatan-singkatan lagi yang lain gak yah?

Edric Extravaganza n Raditya Dika

Edric Extravaganza n Raditya Dika

Yak, baru aja gw pulang nonton premiere film Kambing Jantan, di postingan gw sebelumnya gw udah kasih tau kok bisa2nya gw nonton film gak penting kayak gini :D , hihihihihihi

Filmnya, menurut gw pribadi seh biasa aja, ceritanya biasa aja, datar, gak ada emosi,  gak sebagus yang gw bayangin, dan gak sejelek film2 akhir2 ini yang kesannya kejar tayang kayak shitnetron2 itu (pendapat pribadi), cuz emang gw gak suka adegan2 percintaan yang menjurus ke arah lebay, dimana seorang pria bersujud2 terhadap wanita, meminta maaf dengan iba dan melas, but overal, menghibur, karena memang tampang konyolnya dika disitu sangat membahana dan absolutely konyol :D

Tapi tetep adegan-adegan lucu waktu Edric Extravaganza muncul di layar, pasti lucu, pasti itu mah pasti lucu :) )

huahahhha.. tampang konyolnya dika, ditambah wajah blo’on nya Edric, beuh.. kombinasi yang pas menurut gw buat bahan ketawa-ketiwi (yooo.. akting kalian bagus bro).

Dan gw sempet berpoto2 bentar sama Edric, dan Richard yang di bukunya radith jadi temennya dia yang bule gila itu dari Australia.

Gw n Edric Extravaganza

Gw n Edric Extravaganza

Adegan bikin gw ngakak sepanjang film itu dan terngiang2 sampe sekarang adalah waktu si Hariyanto (Edric) nanya si dika waktu mau pulang ke Jakarta dari Australia gara si Kebo (pacarnya dika alias si kambing) marah, percakapannya kira2 begini :

Edric : “Mau kemana dik?”.

Dika : “Balik ke jakarta”.

Edric : “Kok mendadak gini to dik?”.

Dika : “Kebo Ngamuk, jadi gw mesti ke jakarta sekarang”.

Edric : “Serius dik? jadi ada Kebo ngamuk di jakarta? yang meninggal berapa dik?”.

Dika : “Kebo itu pacar gw gembel!”

Huakakakakka.. ngakak abis, akting nya Edric emang gak tanggung2, pasang tampang blo’on nya itu loh.. kagak nahan :) )

Menghibur lah.. menghibur sangat di tengah2 kepuyengan dan kejenuhan kerja sehari-hari.

Nah.. keluar dari pintu bioskop gw langsung di sambut mbak2 reporter dari Trans 7, dan langsung diminta wawancara dimintai pendapat tentang film nya Radith yang baru aja gw tonton. *masuk tipi.. masuk tipi…* Yang katanya akan ditayangkan di program Selamat Pagi Trans 7 jam 7.30 besok, huff.., nginep kantor aja ah.. biar bisa nonton tipi dan liat gw di tipi jam 7.30 besok, huahahahahah *katrok mode = on*

Kambing Jantan

Kambing Jantan

Pagi yang seperti biasa, gak ada yang aneh kecuali semalem ada sebuah mahluk menjijikan masuk ke kosan, ntahlah apa yang ada di benak kecoa itu, sampe2 dia masuk ke kosan yang seolah-olah kecoa itu melenggang dengan sambil membawa spanduk bertuliskan “Bunuhlah saya, saya sudah muak hidup di comberan“, gw sama salah satu object penderita gw temen gw yang kebetulan ada di situ, langsung sigap menanggapi tulisan di spanduk yang di bawa kecoa itu, segala macam perlengkapan perang seperti botol aqua mineral, sendal, sapu dan bahkan spray pengharum ruangan pun di siapkan dengan seksama untuk mewujudkan keinginan mahluk laknat kecoa itu.

ok, bukan kecoa keparat itu yang mau gw ceritain disini, tapi tentang kabar baik dari si Mbe’ di siang hari pagi hari itu setelah gw bangun tidur, kira2 sms nya begini :

“Wid, Lo Dapet Nonton Premiere Gratis Kambing Jantan”

Singkat, padat, bermakna, jelas, cerdas, antusias, dan menyakitkan (baca:menyenangkan) serta menusuk (baca:menggembirakan) itu memang ngebuat gw terbangun dari kasur dan langsung telp ke dia untuk konfirmasi, gak puas, gw langsung mandi dan berangkat ke kantor untuk segera mengecek alamat blog nya Raditya Dika. Dan gw donlot daftar 250 korban partisipan yang mendapat tiket premiere gratis tersebut. Ok nama gw ada di urutan 124.

Trailer Kambing Jantan :

Huahahahaha.. ternyata gw salah satu korban dari si kambing jantan ini untuk membuang-buang dengan sukacita menyempatkan diri waktu gw buat nonton film itu di XXI Pondok Indah Mall, bersama 249 blogger lainnya yang dapet tiket gratis itu, dan bersama tentunya Raditya Dika itu sendiri dan artis2 undangan lainnya , oh sungguh malangnya bahagianya hati ini.

Ok, dan gw harus datang hari selasa 3 Maret 2009 di XXI PIM pukul 19.00 untuk mengambil tiket gratisnya itu cukup menunjukan KTP saja.

By The Way, kecoa itu sukses melarikan diri ketika mulai di semprot pake pengharum ruangan dengan meninggal kan spanduk “Bunuhlah Aku” yang di bawanya tadi. Mungkin dia masih memikirkan anak dan istrinya serta semua sanak familinya yang masih hidup mlarat bahagia di comberan.

Sebelumnya gw mau bilang, ini postingan tergolong Junk, cuz sama sekali gak penting buat di baca (kecuali buat gw sendiri). Tapi ya terserah kalo situ mau baca silahkan.

Gak menyangkal memang dari dulu sampe sekarang kalo punya sesuatu keinginan jarang banget yang terealisasi, ntah itu gara2 keinginanku yang terlalu muluk2, atau memang keadaan finansial yang tak mendukung, dan sebagainya :D

Tapi yang paling utama adalah dari dalam diri sendiri, keinginan itu bisa tercapai kalo memang ada niat dari dalam hati dan konsisten. Kali ini gw mau nulis item2 apa aja yang dari dulu kepingin, tapi belum terealisasi, karena keadaan dan niat yang mungkin kurang kuat, sehingga sampe sekarang item2 itu pun terlupakan begitu saja. Tersadar bahwa selama ini kemana saja larinya uang2 ku?

Ya.. memang sudah lama sekali gw gak ngepost tentang cerita gw sendiri, kebanyakan akhir2 ngebahas coding2an gw yang masih cupu itu, dan idola gw yaitu Dream Theaater, maka kali ini gw mau ngebahas apa yang gw rasain sekarang :D *emang gak penting kok*

Pertama, sejak gw kuliah dulu, gw bisa melampiaskan keinginan2 gw dalam berpakaian, gak kayak waktu SMA yang selalu mengenakan seragam ataupun sepatu hitam :P , sampe2 waktu kuliah gw gak pernah beli sepatu warna item, huahahahaha…

Untungnya gw kenal sama temen yang selera fashion nya bagus, sebut saja Agung (seneng lu nama lu gw sebut2, dan gw puji2 pula). Pria agak gelap keturunan jawa dan besar di lampung itu memberi banyak influence ke gw baik dari segi fashion maupun musik, dan dari dulu, yang paling menonjol di bicarakan adalah fashion, terutama Sepatu.

Yak, sepatu adalah salah satu barang favourite gw, dan kalo beli harus yang bener2 gw cocok (gak harus mahal dan bermerek) yang penting cocok dan berkualitas, ternyata seiring berjalannya waktu gw mulai teracuni oleh sepatu2 model casual, dan tentunya brand nya lumayan lah :D , sampe gw menemukan sebuah sepatu idaman yang sampe sekarang belom gw beli, mungkin dari sekitar setaun yang lalu (ya emang udah basi) tapi gw suka, dan baru pagi ini teringat untuk yang kesekian kalinya gw belom punya sepatu itu.

Macbeth

Macbeth

Yak, sepatu itu udah gw taksir semenjak gw liat2 di salah satu website, dan gw barusan browsing, dapat salah satu gambar sepatu itu :D , gak usah ngomongin harga, hehehehehe.. pokoknya ada deh, lalu kemana uang2 gw selama ini?

Dan berikutnya adalah Arloji, yak arloji gw emang udah rusak semenjak awal taun lalu, jadi gw udah setaun gak pake jam tangan, awal2nya terasa aneh memang gak pake jam tangan, tapi saking cuek nya gw pada waktu itu (ntahlah mungkin gw ngegampangin akan sesuatu, sehingga gak terlaksana-terlaksana sampe sekarang untuk beli jam tangan yang gw pengen itu.

Waktu itu gw lagi jalan2 ke Detos (Depok Town Square) sama cewe’ gw waktu dia lagi ada KP di Depok (hoo.. indahnya saat2 itu) dan bertepatan dengan hari jalan2 itu jam tangan gw mati, dan waktu jalan2 di Detos gw nemu arloji yang gw suka, Casio.

Brand Casio dari bokap gw, yang dari dulu dia pake nya yang gw tau baru 2 jam tangan, yang pertama dia beli waktu masih sekolah di philippine. Dan dia pake sampe sekitar awal taun 2000 dan akhirnya jam tangan itu tewas karena jatuh dari saku celana :P , jam tangan yang kedua dari bokap gw Casio juga, kali ini jam tangannya agak modern, warnanya hitam semua, dan sport abis (ntahlah, mungkin bokap gw waktu itu lagi puber ke-2, huahahahah) yak gw suka jam tangan itu dan akhirnya gw ilangin waktu gw pinjem buat naek gunung Sindoro sekitar taun 2003, anjrid rasanya nyesel banget. Dari 2003 sampe sekarang bokap gw beralih ke jam tangan merek lain, bukan Casio lagi.

Tapi gw masih tetep suka brand Casio (padahal gw gak tau kekurangan kelebihannya apa) yak ini dia, akhirnya gw nemu apa yang gw idam2kan dan nemu di Detos waktu itu, gak mirip2 amat waktu ketemu di Detos, tapi kira2 modelnya seperti ini :

Casio

Casio

Firasat dan kata hati gw bilang, ini lah jam tangan yang gw inginkan selama ini (lebay). Gak kok, paling mirip sama jam tangan yang gw jumpai waktu itu ya jam tangan ini, bentuk dan warnanya mirip banget, harga.. hm.. lumayan lah, tapi sampe sekarang gw belom merealisasikan nya? where is my fucking money goes?

Dan berikutnya, item yang gw pengen ini masih berkisar masalah fashion, tapi kali ini gw baru kepingin akhir taun 2008 kemaren, yaitu Kaos Metal! huahahahhaha..

Gw ngefans banget kan ama Dream Theater, band yang gw bilang skillfull abis dan gw yakin they are the God Of Musician in the world itu, maka gw pengen banget punya semua pernak-pernik dari Dream Theater, yak berawal dari Kaos/T-Shirt.

Dan gw nemu toko nya, di BSD Junction ada satu toko di lantai dasar yang menjual segala macam t-shirt metal, harga normal, berkisar di 75-90rb pinter2 kita nawar aja, kemaren gw langsung aja samperin tu toko, dan gw cari t-shirt DT disana.

Sedih bukan kepalang, kaos DT itu gak ada yang ukuran XL huahahahhaha.. yak perut gw yang tambun ini memaksa gw untuk memilih ukuran XL kalo beli kaos, jadi gw beli 2 pieces kaos lainnya yaitu RHCP dan Pink Floyd.

Itulah satu item lagi yang belum terwujud sampe sekarang, Dream Theater’s T-Shirt :

Dream Theater T-Shirt

Dream Theater T-Shirt

Hm.. salah satu nya adalah kaos ini, kaos yang gw pajang di atas itu model dan warnanya yang paling gw suka semenjak gw browsing di Internet, yak emang banyak banget seh yang jual di inet, tapi ketidak jelasan alamat kosan gw lah yang bikin gw mengurungkan niat buat beli online (takut gak sampe)

huff.. anjrid capek juga gw nulis ginian.

Hm.. here’s the one, ini adalah satu2nya yang paling gw inginkan selama gw kerja, yak Laptop. Dari pertama gw kerja emang pengen banget punya Laptop, tapi waktu itu gw selalu berpikir “ah..ntar aja, gak terlalu butuh kok sekarang”.

Dan semboyan itu gw bilang sekarang adalah semboyan bodoh, gara2 semboyan itu, maka keinginan gw buat beli laptop itu melemah terus, yang akhirnya konsistensi nabung jadi goyah, dan akhirnya gak jadi beli laptop.

Bagi gw laptop gak perlu yang speknya gila2an, yang penting cukup buat coding, dan sangat mendukung kerjaan gw, cuz gw tau kedepannya kerjaan gw pengennya mobile, jadi gak harus di satu tempat aja (ya gw mau bilang freelance). Kemaren liat2 spek di mall Ambassador dan karena seleksi alam dan mata gw yang katarak ini memilih Toshiba-Satelite A305-S6872. Memilih doank, tapi gak beli, at least gw punya patokan harga dan tujuan, jadi gw bisa kira2 buat nabung tiap bulan nya berapa :D

Kira-kira ini skrinsut Toshiba itu :

Toshiba A305-S6872

Toshiba A305-S6872

Spek Core 2 Duo (2.0 Ghz), Ram 3Gb, Layar 15 inch, itu yang penting, yang lain2nya masalah VGA seh gak terlalu jadi prioritas, yang jelas, gw rasa laptop ini cukup untuk mendukung kerjaan gw. Dan it’s a must! harus terealisasi di taun ini.

Item berikutnya gak penting juga, tapi penting buat jangka panjang, yak motor. Mega Pro jadi sasaran utama target gw, harganya normal, gak terlalu mahal juga, dan gw memang suka motor jenis ini sejak lama dibandingkan motor bebek yang ada di pasaran, bukan nya gw gak suka motor bebek atau yang lainnya, tapi karena memang gw rasa cocok pake motor ini karena body gw yang mungkin agak kurang cocok kalo pake motor bebek :P huahahahahah

Honda Mega Pro

Honda Mega Pro

Gw rasa item ini gak bakal terealisasi taun ini, karena memang menyesuaikan harga dan kantong gw :P hihihihihi.. tapi mungkin kalo pun di taun2 mendatang gw bakal merealisasikannya, ntah masih sama Motor ini atau motor lain yang masih satu jenis :D

yupz, telah terdaftar lah item2 yang gw pengen, dan bisa gw liat kapanpun biar gw inget dan mulai termotivasi lagi :D

Where Does My Money Goes?

Paling utama kemana duit gw setaun kemaren adalah kebanyakan ke foya2, maen sama temen2, mengunjungi pacar (hayah lebay) yak karena gw long distance jadi mungkin gak sedikit juga duit gw yang habis ke sana, dan ketiga ke adik2 gw karena gw tiap bulan pasti ngasih ke adik gw secukupnya, dan yang lain adalah ke makan2 gak jelas yang tergolong penghambur2an duit :P

Koreksi yang bagus buat gw, dan taun ini cukup sudah, gak usah terlalu boros lagi seperti setaun kemaren :D

Good Luck for Me! :D

Eclipse Gw Yang Indah

Eclipse Gw Yang Indah

Jadi gini.. ehm…

Bangun tidur kok rasanya langsung pengen coding *bohong*

ok.. ini catetan gw hari ini, dapet ilmu baru dan gw catet daripada lupa :P

Nyampe kantor, buka fesbuk bentar, cuap2 ini itu, dan tergoda buka forum spring, disitu lagi iseng aja liat2, dan ada yang nanya gimana belajar spring dari awal, dan dikasih link nya ke sini :

http://static.springframework.org/docs/Spring-MVC-step-by-step/part1.html

hm.. hm..hm.. gw liat2 dan ew.. ada yang deploy aplikasi pake ant di bagian situ, dan gw belom pernah deploy bikin script di ant dan deploy pake ant, akhirnya pengen nyoba, gw buat aplikasi kecil aja sesuai dengan yang di contohkan di part 1 itu, dan mulai konsen ke konfigurasi ‘ant’ nya.

Gak ada klik kanan deploy undeploy, tapi untuk deploy, kita bikin script ant nya dulu.

Btw supaya script ini bisa berjalan, maka perlu dilakukan set up di environment variable di komputer yang kita gunakan, yaitu kita perlu set Variable (klik kanan di MyComputer->Properties->Advance->Environment Variable):

JAVA_HOME = [home direktori JDK]

ANT_HOME = [home direktori ant]

CATALINA_HOME = [home direktori app server tomcat]

Asumsi aplikasi atau project kita udah ada dengan nama  project = “springproject”, dan tinggal bikin konfigurasi ant nya saja :


<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<project name="springproject" basedir="." default="usage">
<property file="build.properties"/>
<property name="src.dir" value="src"/>
<property name="web.dir" value="war"/>
<property name="build.dir" value="${web.dir}/WEB-INF/classes"/>
<property name="name" value="springproject"/>
<property name="test.dir" value="test"/>
<path id="master-classpath">
        <fileset dir="${web.dir}/WEB-INF/lib">
            <include name="*.jar"/>
        </fileset>
        <fileset dir="${appserver.lib}">
            <include name="servlet*.jar"/>
        </fileset>
<pathelement path="${build.dir}"/>
    </path>

    <target name="buildtest" depends="build" description="build test application">
        <junit printsummary="on"
            fork="false"
            haltonfailure="false"
            failureproperty="tests.failed"
            showoutput="true">
            <classpath refid="master-classpath"/>
            <formatter type="brief" usefile="false"/>

            <batchtest>
                <fileset dir="${build.dir}">
                    <include name="**/*Tests.*"/>
                </fileset>
            </batchtest>
        </junit>
        <fail if="tests.failed">
            tests.failed=${tests.failed} njrid!!
        </fail>
    </target>

    <target name="usage">
        <echo message=""/>
        <echo message="${name} build file"/>
        <echo message="------------------"/>
        <echo message=""/>
        <echo message="Available targets are:"/>
        <echo message=""/>
        <echo message="build --> Build The Application"/>
        <echo message="deploy --> Deploy Application As Directory"/>
        <echo message="deploywar --> Deploy application as a war file"/>
        <echo message="install --> Install application in tomcat"/>
        <echo message="reload --> reload application in tomcat"/>
        <echo message="start --> start application in tomcat"/>
        <echo message="stop --> stop application in tomcat"/>
        <echo message="list --> list tomcat application"/>
        <echo message=""/>
    </target>

    <target name="build" description="compile main source tree java files">
        <mkdir dir="${build.dir}"/>
        <javac destdir="${build.dir}" source="1.5" target="1.5" debug="true"
            deprecation="false" optimize="false" failonerror="true">
            <src path="${src.dir}"/>
            <classpath refid="master-classpath"/>
        </javac>
    </target>

    <target name="deploy" depends="build" description="deploy application">
        <copy todir="${deploy.path}/${name}" preservelastmodified="true">
            <fileset dir="${web.dir}">
                <include name="**/*.*"/>
            </fileset>
        </copy>
    </target>

    <target name="deploywar" depends="build" description="deploy application as a war file">
        <war destfile="${name}.war"
            webxml="${web.dir}/WEB-INF/web.xml">
            <fileset dir="${web.dir}">
                <include name="**/*.*"/>
            </fileset>
        </war>
        <copy todir="${deploy.path}" preservelastmodified="true">
            <fileset dir=".">
                <include name="*.war"/>
            </fileset>
        </copy>
    </target>

    <!-- ============================================================== -->
    <!-- Tomcat tasks - remove these if you don't have Tomcat installed -->
    <!-- ============================================================== -->
<path id="catalina-ant-classpath">
            <!-- We need the Catalina jars for Tomcat -->
            <!--  * for other app servers - check the docs -->
            <fileset dir="${appserver.lib}">
                <include name="catalina-ant.jar"/>
            </fileset>
        </path>

        <taskdef name="install" classname="org.apache.catalina.ant.InstallTask">
            <classpath refid="catalina-ant-classpath"/>
        </taskdef>
        <taskdef name="reload" classname="org.apache.catalina.ant.ReloadTask">
            <classpath refid="catalina-ant-classpath"/>
        </taskdef>
        <taskdef name="list" classname="org.apache.catalina.ant.ListTask">
            <classpath refid="catalina-ant-classpath"/>
        </taskdef>
        <taskdef name="start" classname="org.apache.catalina.ant.StartTask">
            <classpath refid="catalina-ant-classpath"/>
        </taskdef>
        <taskdef name="stop" classname="org.apache.catalina.ant.StopTask">
            <classpath refid="catalina-ant-classpath"/>
        </taskdef>

        <target name="install" description="Install application in Tomcat">
            <install url="${tomcat.manager.url}"
                     username="${tomcat.manager.username}"
                     password="${tomcat.manager.password}"
                     path="/${name}"
                     war="${name}"/>
        </target>

        <target name="reload" description="Reload application in Tomcat">
            <reload url="${tomcat.manager.url}"
                     username="${tomcat.manager.username}"
                     password="${tomcat.manager.password}"
                     path="/${name}"/>
        </target>

        <target name="start" description="Start Tomcat application">
            <start url="${tomcat.manager.url}"
                     username="${tomcat.manager.username}"
                     password="${tomcat.manager.password}"
                     path="/${name}"/>
        </target>

        <target name="stop" description="Stop Tomcat application">
            <stop url="${tomcat.manager.url}"
                     username="${tomcat.manager.username}"
                     password="${tomcat.manager.password}"
                     path="/${name}"/>
        </target>

        <target name="list" description="List Tomcat applications">
	<list url="${tomcat.manager.url}"
                     username="${tomcat.manager.username}"
                     password="${tomcat.manager.password}"/>
        </target>

    <!-- End Tomcat tasks -->

</project>

gw gak copy paste doank, yang konfigurasi tomcatnya itu copy paste kok :P , dan gw butuh waktu kurang lebih 30 menit sampai satu jam untuk memahami alur2 di code itu, itupun gw nanya2 sama si arap, cuz memang ada beberapa error waktu di build :P

Di atas di setting classpath nya, trus fungsi2 deploy, build, dll dalam satu script yaitu build.xml, gw taruh build.xml ini di : springproject/build.xml

Gak perlu di jelaskan syntax2nya, cuz code2 itu sangat readable menurut gw, hehehehe.. :P

Kemudian munculkan tab ant di eclipse, dengan cara window->show view->ant

Dan script ant yang barusan gw bikin gw tambahkan ke tab ant tersebut, kalo udah, di klik 2x aja dan otomatis terbuild, dan bisa di expand di file build.xml tersebut yang udah ada di tab ant, dan akan muncul fungsi2 yang kita bikin tadi, ada deploy, build, deploywar, dll.

hohoho.. jangan lupa bikin file “build.properties” bro, karena file ini penting untuk konfigurasi ke appserver yang kita gunakan (dalam hal ini adalah tomcat) berikut isi dari file : build.properties


#Ant Properties to build springproject

appserver.home=C:/Program Files/Apache Software Foundation/Tomcat 6.0
#for Tomcat 5 use $appserver.home}/server/lib
#for Tomcat 6 use $appserver.home}/lib
appserver.lib=${appserver.home}/lib

deploy.path=${appserver.home}/webapps

tomcat.manager.url=http://localhost:8080/manager
tomcat.manager.username=admin
tomcat.manager.password=

username dan password dari tomcat menyesuaikan, yang digunakan saat penulisan blog ini adalah konfigurasi default.

ok, cukup sekian perolehan hari ini.

lanjut ntar kalo ada penemuan baru :D

All your eyes have ever seen
All you`ve ever heard
Is etched upon my memory
I spoken through my words

Dream Theater – Through In Words (Part 3)

Scene Of A Memory (Young Girl Killed)

Scene Of A Memory (Young Girl Killed)

… sambungan dari SCENE 1 & SCENE 2

SCENE 3 : Through My Words & Fatal Tragedy


Nicholas merasa sendiri malam itu, dan dia teringat akan mimpi2nya dan harus mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di mimpinya itu.

Setiap malam, dia mendengar suara tangisan, sebenernya apa maksud dari semua ini??. Nicholas mencoba untuk keluar rumah mencari jawabannya, ya.. tidak lain adalah rumah tua itu yang dituju, rumah dimana Victoria berada, duduk termenung di depan cermin, menyisir rambutnya dengan raut wajah yang bersih tapi terlihat sedih.

Ketika sesampainya dirumah itu, dia menemui seorang lelaki tua, dan dia tampak sendiri.

Nicholas : “Where is Victoria?”

Older Man : “Lad did you know a girl was murdered here?, This fatal tragedy was talked about for years”

OMG! Victoria wa gone?? yeah.. di Scene inilah tragedy itu di bahas, dan semua misteri tentang Victoria, tangisan itu, dan mimpi-mimpinya setiap malam, disinilah awal dari misteri itu.

Nicholas : “I’ll find that goddamn answers, i must!”

Older Man : “You`re on your own young man, You`ll know the truth
As your future days unfold

Dan lelaki tua itu berlalu meninggalkannya.

SCENE 4 : Beyond This Life


Seperti yang di beritakan di media massa :

Murder, young girl killed. Desperate shooting at Echoe`s hill Dreadful ending, killer died evidently suicide

A witness heard a horrifying sound
He ran to find a woman dead and
Lying on the ground

Standing by her was a man
Nervous, shaking, gun in hand
Witness says he tried to help
But he`d turned the weapon on himself

Ya, dia Victoria, gadis yang terbunuh itu. Saat itu ada seorang saksi mata, saksi mata itu (Edward Baynes) mendengar letusan pistol, dan berlari ke arah suara letusan itu. Dia berdiri di dekat lelaki yang sedang memegang pistol, lelaki itu (Julian Baynes) dengan tangan masih bergetar memandang mayat Victoria, sambil mengarahkan pistol ke arah dirinya, saksi mata itu mencoba menghentikannya, tapi terlambat, yes and he shot himself.

Kata hati Victoria lah yang menjadi kunci kenapa pembunuhan ini mesti terjadi, Victoria yang belum menemukan jawaban akan cintanya, dan terus mencari cinta sejatinya, dan dia merasa, cinta sejatinya tidak pada Julian.


Dan di saku julian, ditemukan sebuah notes, tampaknya tentang notes karena dia mau melakukan bunuh diri, karena kehilangan cinta nya.

Pembunuhan berencana? tampaknya iya, dan Kenapa Julian melakukan itu terhadap kekasihnya sendiri yaitu Victoria? apa ada sangkut pautnya dengan saksi mata yaitu kakaknya sendiri Edward Baynes?

Nicholas disini semakin jelas, titik demi titik mulai ditemukannya, dan mulai menyambungkan antar titik-titik tersebut.

…bersambung ke SCENE 5 – SCENE 6

Older Posts »